12 Cara Memperbanyak ASI Secara Alami

ASI adalah nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh buah hati Anda untuk tumbuh kembangnya. Yang perlu digarisbawahi, pemberian ASI yang mencukupi ini, tidak hanya akan berdampak pada masa 6 bulan pasca lahirnya buah hati Anda, melainkan sampai ketika dia tumbuh dewasa, pemberian ASI akan juga andil dalam perkembangannya. Nah, dengan mengetahui hal ini, tentu para ibu muda kemudian akan khawatir, bagaimana stok ASI yang mereka punya, apakah cukup untuk dapat memenuhi kebutuhan bayinya?

Ibu yang selalu memikirkan dan menginginkan hal terbaik bagi anaknya, pasti akan sedikit kahwatir jika terjadi gangguan dalam produksi ASI. Kekhawatiran ini bisa semakin menjadi-jadi, karena bayi yang tadinya ceria, dalam kesehariannya sedikit rewel karena kebutuhan ASI nya tidak tercukupi. Lalu, apakah memberikan susu formula merupakan sebuah solusi? Sabar sebentar, masih bisa diusahakan ya Bunda untuk memperbanyak ASI nya. Tinggal bagaimana kita mengatur dan mengusahakannya.

Memahami Prolaktin dan Oksitosin

Faktor yang berpengaruh dalam produksi ASI bagi ibu menyusui adalah dua hormon ini, yakni hormon prolaktin dan hormon oksitosin. Hormon prolaktin adalah hormon yang memperngaruhi produksi ASI sedangkan hormon oksitosin adalah yang mempengaruhi lancar tidaknya pengeluaran ASI. Kedua hormon ini saling memperngaruhi dalam kelancaran ASI baik yang diproduksi ibu menyusui atau kelancaran pengeluaran ASI nya.

Jika nutrisi baik banyak masuk ke dalam tubuh ibu menyusui, maka hal ini tentu akan meningkatkan hormon prolaktin sehingga jumlah ASI akan melimpah dan berkualitas. Hal inilah yang juga melatarbelakangi para ahli kesehatan sewaktu menyarankan kepada ibu-ibu menyusui ini untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsinya demi kelancaran ASI.

Teman : http://phelmas.com/jamu-pelancar-asi/

Sedangkan untuk hormon oksitosin, akan berpengaruh pada kelancaran ASI yang keluar dari puting ibu. Semakin sering puting ibu diisap oleh bayi, maka ASI akan lebih mudah keluar. Hormon oksitosin ini juga dipengaruhi oleh perasaan dan suasana hati seorang ibu dalam kesehariannya. Tidak mengalami stress yang berlebihan, senang dan ceria suasana hatinya tentu akan sangat baik bagi hormon yang juga disebut sebagai hormon kasih sayang ini untuk mempermudah pengeluaran ASI.

Penyebab ASI Tidak Keluar

Sebelum membicarakan tentang 5 Cara Memperbanyak ASI Alami, sebaiknya pahami dulu apa saja penyebab ASI tidak keluar atau pengeluarannya tidak lancar. Berikut ini penyebab dari hal-hal tersebut dikelompokkan menjadi 3 macam ya :

1. Penyakit

Produksi ASI akan terganggu karena gangguan kesehatan atau penyakit yang mungkin diderita sang ibu. Jika hal ini terjadi, maka Anda butuh bantuan dokter ataupun spesialis untuk mengatasi masalah Anda, karena cukup akan beresiko jangka panjangnya.

Dan penyakit ini ada kemungkinan untuk disebabkan banyak hal, bisa jadi keturunan ataupun virus dan bakteri. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu yang sedang menyusui untuk memperhatikan kesehatannya juga. Apalagi di tengah euforia menjadi ibu muda, mungkin banyak yang akan terlena.

2. Gaya Hidup

Untuk gaya hidup ibu, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan agar pengeluaran dan produksi ASI lancar, tanpa hambatan.

a. Memilih ukuran bra yang pas

Tak jarang volume payudara ibu menyusui tentu mengalami peningkatan karena menyimpan ASI di dalamnya. Untuk menyesuaikan dengan hal ini, tentu Anda perlu merubah ukuran bra menjadi tidak seperti biasanya. Hal ini normal untuk dilakukan, malah jika tetap dipaksakan dan ternyata ukurannya tidak pas, ASI kena dampak menjadi tertahan atau tersumbat. Hal ini ditandai dengan adanya benjolan kecil agak keras.

b. Pemberian ASI tidak tuntas

Poin kedua yang juga perlu diperhatikan adalah biasakan memberi ASI tuntas hingga habis. Bila bayi Anda mungkin sudah kenyang, maka Anda tetap bisa memompa ASI kemudian dijadikan cadangan. Hal ini baik untuk produksi ASI karena jika kantong sudah benar-benar kosong, maka otak akan memerintahkan untuk segera mengisi lagi, hal ini tentu akan baik untuk melancarkan produksi ASI. Dan, yang tak boleh lupa untuk diperhatikan juga adalah memilih pompa yang baik guna keperluan menyusui dan masalah stok ASI. Pompa yang kualitasnya masih dipertanyakan tentu akan memberikan efek yang bebeda terhadap pengeluaran ASI Anda.

c. Nutrisi Makanan

Makanan adalah sumber energi bagi tubuh untuk dapat melakukan tugasnya dengan baik. Bagi ibu yang sedang menyusui, hal ini tentu akan berdampak ganda, untuk dirinya sendiri dan untuk bayi yang mendapatkan ASI nya. Makanan yang dikonsumsi ini akan memiliki andil dalam kualitas dan kuantitas ASI. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk memperhatikan nutrisi dari setiap makanan yang dikonsumsinya demi dapat memberikan yang terbaik untuk buah hati.

d. Kecilnya kapasitas penyimpanan ASI

Sebenarnya kapasitas penyimpanan ASI ini tidak dipengaruhi oleh besarnya payudara. Maksud hal ini adalah jika kapasitas penyimpanan ASI anda dirasa kecil, maka Anda sebaiknya membiasakan untuk sering-sering menyusui atau memompa ASI untuk stok. Hal ini baik karena dapat merangsang produksi ASI menjadi lebih lancar sehingga kapasitas penyimpanan ASI yang kecil bukan lagi masalah yang tak bersolusi.

e. Stress

Seringkali stress adalah gangguan psikologis yang dapat mengganggu kesehatan, termasuk juga produksi ASI. Perempuan apalagi seorang ibu, tentu memikirkan banyak hal yang bisa jadi menambah beban pikiran. Mungkin tekanan dari lingkungan, kesehatan bayi, pekerjaan kantor dan sebagainya. Namun, yang harus disadari, jika stress terus menerus terjadi, maka bisa mengganggu produksi ASI. Anda perlu berhati-hati dengan hal ini.

3. Proses

Setelah melahirkan, terkadang produksi ASI masih terhambat oleh hormon kehamilan yang masih tinggi. Biasanya baru pada hari ke-dua atau ke-tiga pasca persalinan, hormon prolaktin yang mempengaruhi produksi ASI meningkat jumlahnya, sehingga berefek pada produksi ASI yang meningkat. Jadi, jika 2 atau 3 hari, payudara ini membengkak, Anda tidak perlu khawatir karena hal ini adalah proses alami.

Memperbanyak ASI

Dengan manfaat ASI yang luar biasa bagi perkembangan bayi, maka ibu-ibu pun mencari cara yang aman untuk dapat meningkatkan produksi ASI mereka. Nah, berikut ini beberapa tips yang mudah dipraktekkan tetapi memberi hasil yang menyenangkan. Apa saja? Simak penjelasannya di bawah ini:

1. Memijat Payudara

Ketika Anda sedang menyusui si kecil, Anda pun dapat melakukan hal ini. Perlahan-lahan pijat payudara Anda, hati-hati jangan sampai memijat hingga ke bagian putingnya. Mulai gerakan memijat dari sisi luar payudara ke arah dalam.

2. Nyaman Saat Menyusui

Ciptakan suasana yang nyaman saat Anda menyusui. Sediakan minuman yang mudah dijangkau, dengarkan musik untuk membuat pikiran rileks dan tenang, atur pernapasan dengan baik agar membantu Anda untuk proses relaksasi.

3. Ibu Harus Bahagia

Kondisi psikologis seorang ibu tentu akan mempengaruhi kualitas ASI yang diproduksi. Oleh karena itu, temukan cara untuk menjaga mood Anda. Hindarkan diri dari memikirkan hal-hal yang tidak penting, sehingga produksi ASI Anda akan terjaga.

4. Hindari Asap Rokok

Sebisa mungkin, hindari asap rokok karena berbahaya bagi kesehatan ibu yang sedang menyusui. Asap rokok yang ada dapat mempengaruhi ASI dengan kandungan kimia yang dimilikinya. Begitu juga dengan kafein, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung ini ya!

5. Terus Menyusui

Cara terbaik untuk memperbanyak ASI adalah terus menerus menyusui. Hal ini terkait dengan stimulus dan respon yang secara alami dimiliki oleh tubuh. Jika bayi terus berusaha ‘nenen’, maka secara alami tubuh ibu akan memberikan tanggapan untuk meningkatkan produksi ASI nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *